Ujian Susulan (UTS/UAS)

 
 

9. UJIAN SUSULAN (UTS/UAS)

9.1. UTS/UAS susulan hanya diberikan kepada mahasiswa yang pada saat ujian diselenggarakan yang bersangkutan tidak mengikuti ujian karena:
(1) Menderita sakit dan diopname di Rumah Sakit (dibuktikan dengan surat keterangan opname dari rumah sakit).
(2) Mengalami musibah seperti kecelakaan lalu lintas, musibah kejahatan (dibuktikan surat keterangan dari kepolisian/ berwajib).
(3) Orang tua/keluarga kandung (sedarah/semenda) meninggal dunia waktu/dalam masa ujian (dibuktikan dengan surat kematian dan fotokopi kartu keluarga).
(4) Jadwal Ujian bentrok dengan jadwal ujian mata kuliah yang lain.

9.2. Mahasiswa yang berhalangan selain karena keempat alasan tersebut tidak dapat mengikuti Ujian Susulan kecuali seizin Dekan/Pimpinan Fakultas yang bersangkutan.

9.3. Menyampaikan surat permohonan dilampiri surat keterangan yang diperlukan kepada Petugas di Sekretariat Administrasi Akademik Universitas Widyatama paling lambat 3 (tiga) hari setelah masa UTS/UAS.

9.4. Universitas Widyatama tidak akan melayani permohonan UTS/UAS Susulan di luar waktu dan ketentuan seperti yang dimaksud di atas.

9.5. Pelaksanaan Ujian Susulan dilakukan secara terjadwal (melalui papan pengumuman). Mahasiswa yang berhalangan pada waktu yang dijadwalkan tidak diberikan lagi kesempatan ujian susulan.

Tags: , , ,

 

No comments

Be the first one to leave a comment.

Post a Comment