4.1. Untuk mendapatkan hasil maksimal dari proses pendidikan, diperlukan pemikiran yang kreatif dan inovatif. Inovasi dalam bidang pendidikan tidak hanya pada kurikulum saja, melainkan peoses pendidikan itu sendiri. Inovasi dalam proses pembelajaran diperlukan guna meningkatkan prestasi ke arah yang maksimal. Inovasi ini dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis hasil penelitian.

4.2. Perubahan paradigma pendidikan menarik konsekuensi perubahan strategi pembelajaran, yaitu dari teacher centered-learning ke student centered-learning,Di Universitas Widyatama, proses belajar-mengajar dilaksanakan melalui dua cara, yaitu secara tatap muka di kelas dan secara online yang biasa dikenal dengan istilah e-learning.

4.3. Penggunaan strategi pembelajaran e-learning diharapkan akan memotivasi mahasiswa dalam proses belajar-mengajar dan kemandirian mahasiswa

4.4. Jumlah mata kuliah yang diberikan dengan sistem yang ditetapkan oleh Universitas pembelajaran online/e-learning kurang dari 50% mata kuliah.

4.5. Sistem pembelajaran ini ditetapkan oleh Universitas Widyatama (bukan pilihan) secara bertahap.

4.6. Pada pertemuan tatap muka di kelas, mahasiswa harus hadir dan aktif. Kegiatan pertemuan di ruang kelas mencakup : kegiatan perkuliahan, praktikum, tutorial, studi lapangan, dosen tamu.

4.7. Pertemuan online tidak dibatasi waktu dan tempat. Para mahasiswa dan dosen diharuskan aktif mengakses materi kuliah, mengerjakan tugas, presentasi materi, berdialog dengan dosen melalui fasilitas yang disediakan.

4.8. Rincian dari tatap muka dan pertemuan online adalah sebagai berikut :

4. SKEMA RINCIAN PERKULIAHAN

 

RINCIAN PERKULIAHAN:
Tatap Muka (Offline) di Kelas : 5 kali
Online : 9 kali
Ujian : 2 kali (UTS dan UAS)

 

Buku Panduan Akademik