I. Mahasiswa dapat putus studi karena berbagai hal :

  1. Mahasiswa mengundurkan diri dari Universitas Widyatama secara tertulis atas keinginan sendiri.
  2. Mahasiswa yang tidak registrasi selama 2 (dua) semester berturut-turut tanpa izin dan tanpa cuti akademik.
  3. Mahasiswa putus studi karena habis masa studi (14 semester).
  4. Mahasiswa putus studi karena sebab lain, misalnya : meninggal, tersangkut perkara kriminal, melanggar hukum, penggunaan narkoba, dll.
  5. Mahasiswa yang tidak memenuhi persyaratan IPK dan jumlah sks lulus yang telah ditentukan.

II. Mahasiswa yang mengundurkan diri dari Universitas Widyatama secara tertulis atas keinginan sendiri dikarenakan berbagai alasan tidak dapat diterima kembali di Universitas Widyatama.

Pada mahasiswa yang disebut pada butir 2 di atas, masih diberi kesempatan untuk meneruskan kuliah kembali di Universitas Widyatama dengan syarat-syarat sebagai berikut.

(a) Jika mahasiswa tersebut berada pada semester selain I dan II dapat diterima kembali setelah membayar kewajiban finansial secara lengkap untuk kedua semester tersebut.

(b) Kedua semester ketika mahasiswa tidak aktif diperhitungkan dalam masa studi.

(c) Mahasiswa yang tidak melakukan registrasi selama 2 (dua) semester berturut-turut pada semester I dan II, harus mendaftar kembali dan dikenakan peraturan akademik dan kewajiban finansial yang berlaku untuk mahasiswa baru.

(d) Universitas Widyatama memberikan toleransi kepada mahasiswa yang tidak melakukan registrasi 2 semester berturut-turut, hanya 1 (satu) kali dalam masa studi.

(e) Bila mahasiwa yang bersangkutan kembali tidak mendaftar, akan dikenakan ketentuan yang sama dengan yang tertera pada butir 2 untuk dapat daftar pada semester berikutnya.

(f) Secara keseluruhan, mahasiswa hanya dapat 3 (tiga) kali tidak melakukan registrasi, baik berturut-turut maupun tidak berturut-turut.

III. Bagi mahasiswa yang belum lulus dan masa studinya habis (14 semester) untuk Program Sarjana S1 dan D4, dan 10 semester untuk Program Diploma 3 atau diperkirakan tidak mungkin menyelesaikan studi dalam waktu yang ditetapkan untuk masing-masing jenjang, diberi kesempatan untuk mendaftarkan diri kembali sebagai mahasiswa baru dengan kondisi sebagai berikut.

  1. Membuat permohonan pada Dekan Fakultas yang diketahui oleh Ketua Program Studi di mana mahasiswa tersebut terdaftar
  2. Jika disetujui, mahasiswa yang bersangkutan harus membayar kewajiban finansial yang berlaku untuk mahasiswa baru pada tahun akademik berlangsung
  3. Mahasiswa yang bersangkutan akan mendapat NPM baru.
  4. Mahasiswa yang bersangkutan diperlakukan sesuai dengan ketentuan mahasiswa baru.
  5. Jika mahasiswa tersebut berada pada jenjang S1 /D4 dan sudah menempuh 80 SKS atau lebih dengan nilai minimal C, yang akan diakui hanya 60 SKS.
  6. Jika mahasiswa tersebut berada pada jenjang S1/D4 dan sudah menempuh 60-80 SKS dengan nilai minimal C, akan diakui hanya 50 SKS.
  7. Jika mahasiswa bersangkutan berada pada jenjang Diploma 3 dan sudah menempuh 80 atau lebih SKS dengan nilai minimal C, yang akan diakui sebanyak 60 SKS.
  8. Jika mahasiswa yang bersangkutan berada pada jenjang Diploma 3 dan sudah menempuh 60-80 SKS dengan nilai minimal C , SKS yang akan diakui hanya sebanyak 40.

10. TABEL PROGRAM

IV. Pemutusan studi dikenakan kepada mahasiswa yang mengalami salah satu kondisi di bawah ini:

A. Untuk jenjang S1 dan D4

a. Pada akhir semester IV memiliki:

i. IPK di bawah 2,00 dan/atau

ii. Tabungan kredit (jumlah mata kuliah yang memiliki huruf mutu D ke atas) tidak mencapai 30 SKS

b. Pada akhir semester VI memiliki:

i. IPK di bawah 2,00 dan/atau

ii. Tabungan kredit (jumlah mata kuliah yang memiliki huruf mutu D ke atas) tidak mencapai 60 SKS

B. Untuk jenjang D3

a. Pada akhir semester III memiliki:

i. IPK di bawah 2,00 dan/atau

ii. Tabungan kredit (jumlah mata kuliah yang memiliki huruf mutu D ke atas)tidak mencapati 40 sks

b. Pada akhir semester V memiliki:

i. IPK di bawah 2,00 dan/atau

ii. Tabungan kredit (jumlah mata kuliah yang memiliki huruf mutu D ke atas) tidak mencapati 60 sks

Buku Panduan Akademik