18.1. Nilai Akhir Semester adalah nilai prestasi akademik yang dicapai seorang mahasiswa dari setiap mata kuliah selama satu semester.

18.2. Nilai Akhir Semester suatu mata kuliah merupakan gabungan dari beberapa nilai hasil evaluasi selama satu semester,yang misalnya,terdiri atas komponen-komponen sebagai berikut :

(1) Nilai UjianTengah Semester (UTS).

(2) Nilai Ujian Akhir Semester (UAS).

(3) Nilai hasil evaluasi lainnya yang diselenggarakan oleh dosen yang bersangkutan, seperti kuis, responsi, atau pengerjaan tugas-tugasyangberupamakalah,pemecahansoal/kasusdan sebagainya.

(4) Kehadiran pada tatap muka.

Bobot penilaian dari keempat unsur penilaian di atas diatur oleh Program Studi masing-masing.

18.3. Bila mahasiswa tidak mengikuti salah satu ujian (UTS/UAS) nilai pada mata kuliah tersebut adalah E.

18.4. HurufMutu

(1) Nilai akhir semester suatu mata kuliah yang diperoleh mahasiswa dinyatakan dengan huruf mutu yang masing-masing mempunyai sebutan,dan angka mutu tertentu.

(2) Tingkatan dari huruf mutu, sebutan dan angka mutunya dinyatakan sebagai berikut.

218 Huruf Mutu

(3) Nilai/huruf mutu D pada mata kuliah selain mata kuliah pokok Program Studi disarankan untuk diperbaiki, tetapi nilai D pada mata kuliah Program Studi wajib diperbaiki ( l i h a t k e tentuan di Fakultas masing-masing).

(4) Mahasiswa yang memperoleh nilai E, harus mengulang seluruh kegiatan akademik kurikuler yang diwajibkan untuk mata kuliah yang bersangkutan.

(5) Apabila mahasiswa bermaksud memperbaiki nilai C dan ternyata nilai akhirnya menjadi D atau E, maka nilai yang diakui adalah nilai tertinggi yang pernah diperolehnya.

(6) Mahasiswa yang terdaftar sebagai peserta ujian akhir, tetapi tidak mengikuti ujian akhir, akan mendapat nilai E

(7) Selain kelima huruf mutu di atas, digunakan pula huruf mutu T dan huruf mutu K.

Huruf mutu T:

Seorang mahasiswa dinyatakan memperoleh huruf mutu T jika :

a. Mahasiswa bersangkutan belum memenuhi syarat evaluasi akhir semester

b. Apabila syarat evaluasi pada butir (a) tidak dipenuhi dalam batas waktu 2 (dua) minggu setelah hasil ujian akhir diumumkan, maka huruf mutunya menjadi E.

c. Jika syarat evaluasi dipenuhi oleh mahasiswa, huruf T harus diganti menjadi A,B,C,D, atau E, dalam kurun waktu 1 minggu sejak syarat evaluasi diperbaiki.

d. Huruf mutu T tidak dapat diubah menjadi K, kecuali mahasiswa tidak dapat menempuh ujian akhir semester susulan atas dasar alasan yang dapat dibenarkan (sakit, mengalami kecelakaan, atau musibah yang memerlukan perawatan lama)

Huruf Mutu K

Huruf mutu suatu mata kuliah dapat dinyatakan sebagai huruf K , jika memenuhi ketentuan sebagai berikut.

a. Mahasiswa mengundurkan diri dari kegiatan perkuliahan setelah lewat batas waktu perubahan FRS (2 minggu setelah kegiatan akademik berjalan) dengan alasan yang dapat dibenarkan dan dibuktikan dengan surat yang ditandatangani mahasiswa yang bersangkutan yang ditujukan kepada Dekan, diketahui oleh orang tua/wali, dosen wali, serta Ketua Prodi.

b. Dikenakan pada satu atau beberapa mata kuliah pada semester yang bersangkutan dalam hal mahasiswa tidak dapat mengikuti ujian akhir semester atas dasar alasan yang dapat dibenarkan,yaitu

Sakit atau kecelakaan yang memerlukan perawatan atau proses penyembuhan lama , yang dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter atau rumah sakit yang merawatnya

Musibah keluarga yang mengharuskan mahasiswa meninggalkan kegiatan belajarnya dalam waktu yang lama, dengan dibuktikan surat keterangan yang diperlukan.

Diberikan pada mata kuliah tugas akhir dan skripsi yang tidak selesai dalam satu semester

c. Mata kuliah yang memiliki huruf mutu K tidak digunakan untuk penghitungan IP/IPK

d. Bagi mahasiswa yang memperoleh huruf K untuk seluruh beban studi dalam semester bersangkutan, diperhitungkan dalam batas waktu studi dan tidak dianggap sebagai penghentian studi untuk sementara.

e. Jika mata kuliah yang memperoleh huruf mutu K itu telah ditempuh kembali pada kesempatan lain, maka huruf K dapat berubah menjadi A,B,C,D,atau E

18.5. Setiap dosen wajib mengumumkan Nilai UAS paling lambat 14 (empat belas) hari setelah tanggal UAS mata kuliah yang bersangkutan dilaksanakan, ditambah 3 (tiga) hari masa pengambilan berkas UAS.

18.6. Apabila sampai dengan 21 (duapuluh satu) hari setelah tanggal pelaksanaan UAS, dosen belum mengumumkan nilai, penetapan dan mengumuman nilai akan dilakukan oleh institusi UTama pada hari berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku.

18.7. Mahasiswa berhak bertanya/complain kepada dosen yang bersangkutan tentang nilai yang diperolehnya selama 2 minggu sejak nilai diumumkan. Apabila terjadi kekeliruan, nilai dapat diperbaiki sampai waktu 1 minggu. Melewati 1 minggu, nilai tidak dapat diperbaiki/diubah dengan alasan apapun.

18.8. Mahasiswa yang berhak mendapatkan nilai adalah mahasiswa yang terdaftar pada mata kuliah yang bersangkutan. Jika tidak terdaftar, mahasiwa tidak berhak mendapatkan nilai meskipun memiliki komponen nilai.

18.9. Nilai mahasiswa hanya dapat diberikan oleh dosen yang bersangkutan, tidak dapat diberikan oleh dosen lain meskipun mata kuliahnya sama. Dalam hal luar biasa, ketika dosen yang bersangkutan tidak dapat memberikan nilai, nilai akan ditetapkan oleh Kepala Biro Akademik berkoordinasi dengan Program Studi (Prodi) setelah dilakukan evaluasi.

 

Buku Panduan Akademik